Aku sepasang putih yang biasa melindungi tiang-tiang hitam
Aku seorang putih yang mengenakan putih, jadilah putih putih
Aku seorang hitam yang mempunyai sepasang hitam dan putih
Aku tak suka hitam putih, dan ku tarik sang putih, lalu
Aku seorang putih tak sudi hilang keputihannya
Aku hitam dan kamu putih. Suatu hal yang tak kan menyatu tatkala bergesekan satu sama lain
Aku suka hal ini, lantas hitam putih bertempur
Aku sebuah cahaya datang kepada putih untuk mendamaikannya
Aku terpaksa berhenti, Aku terpaksa berhenti
Aku seorang api yang membakar segala hal, dan
Aku sang gelap yang menguasai malam
Aku sang terang yang kewalahan menghadapinya
Aku adalah makhluk yang tercipta paling sempurna diantara flora dan fauna
Aku makhluk yang punya hawa nafsu dan mempunyai akal
Aku seorang cahaya yang melawan segala gelapnya malam
Aku menyerah terpikul oleh cahaya
Aku pergi, Aku menangis, Aku kesal, Aku kesal
Aku seorang cahaya sang penguasa hari siang
Aku sebuah kegelapan yang musnah oleh cahaya siang
Aku terbentur, dan terbentuk tak serupa
Aku tak terima kenyataan ini
Aku peduli pada mu. Ada apa di wajahmu
Aku tak apa-apa
Aku inginkan kau jujur
Aku jujur tak apa-apa
Aku ingin kau ikut
Aku ikut dan terlintas "Qulil haqqa wa lau kaana murran"
Aku terpaksa berkata
Aku adalah sang hitam yang menjadi putih
Aku adalah sang putih yang menjadi hitam
Aku pulang dan kau pun ikut pulang
Aku salahh dan kau pun turut salah
Aku egois, dan kau egois
Aku emosi, dan kau gengsi
Aku menangis, dan kau memaki
Aku santai, dan kau banci
Aku dosa, kau berdosa, semua pun terlibat
Aku damai, dan kau tak terima damai
Aku cukup, dan kau cukup
Aku harus pergi, dan kau tak perlu pergi
"Putih tak selamanya nampak putih. Hitam tak selamanya nampak hitam. Cahaya dan gelap punya masanya masing-masing untuk menguasai."
#IslamCintaDamai
#DamaiIndonesiaBersatu
Selamat Ulang Tahun Zack 16th.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar