Saat masanya itu, gangsing Indonesia merupakan mainan terindah yang pernah dimainkan oleh anak kecil di Indonesia
Saat itu bendanya masih berbahan kayu yang berujung lancip
Saat ku jenuh bawah tumpulnya kayu ajaib itu, mereka datang sebagai penjajah era gangsing dunia
Saat itu pula aku begitu melupakan produk lokal ku dan mulai jatuh suka pada benda kerdil ini
Saat ku menyukainya, aku pun hafal dari berbagai bentuk, model, kartunnya dan segalanya
Saat itu pula akademik ku turun, ku biarkan pelajaran aneh itu berlalu, dan ku prioritaskan koleksi benda unik ini
Saat itu aku mulai merasa sangat kurang akan uang jajanku karena telah menghabisinya dengan membeli benda superpower ini
Saat itu pula aku mulai begitu butuhnya uang, uang yang digunakan untuk jajan mainan dan makanan
Saat itu pula ku beranikan tanganku membuka tabungan berjalan milik ayahanda dan ibunda disaat jam tidurnya
Saat itu juga fakta bilang bahwa bila cinta itu dapat selamanya cinta, namun suka hanyalah sesaat, tatkala dia akan hilang
Saat itu juga ku museumkan benda-benda hebat ini yang di kartunnya begitu hebat aksinya, dan realitanya begitu hampa dan fatamorgana
Saat itu ku berfikir ini adalah bagian dari perusak pola pikir anak muda bangsa, walaupun ku tak faham itu dan sudah umum bagi seumuran ku
Saat itu mereka dengan sendirinya hilang dari jaringan sel utama tubuhku ini
Saat itu-nya ku fokus menyelesaikan pendidikan 6 tahun dasar ku
Saat itu pula, ku beranjak untuk menimba ilmu akhirat di sebuah bangunan suci hingga ku lulus di masa menengah pertama ku
Saat itu pun juga, ku sedang depresi, stress, pusing, dalam menghadapi miniatur skripsiku ini
Saat itu aku teringat perkataan dalam acara tv Im-Possible bahwa energi itu tidak dapat dibuat namun dapat berpindah
Saat itu ku buang energi negatif ku ini melalui ritual berenang ku
Saat itu ku berenang sendiri merena, tak ada yang menemani, pegalnya kaki dan merindingnya badan
Saat itu ku rehatkan diriku sejenak dan beranjak melanjutkan proyek mini besar ku
Saat itu tak sengaja ku memegang telepon pintar ku sambil merekam adikku dan mengingat masa kecilku
Saat itu dia berkata "How stupid are them, why they're not like in the movie?"
Saat itu ku berhalusinasi, menghayal tingkat tinggi, bernostalgia, dan menyadari merasa terbodohi melalui ini
"Nice to meet you again Beyblade, it's me your old big fans."
Kuningan, 27 Agustus 2016
sedang proses skripsi mini bab ii
Tidak ada komentar:
Posting Komentar